Manajer Ekspor Ternak MLA, Michael Finucan, mengatakan, sapi-sapi hidup Australia sangat cocok dengan iklim Indonesia dan industri ternak negara itu serius membangun infrastruktur dan program kesejahteraan binatang. Indonesia dinilai kalangan eksportir sapi hidup Australia sebagai pasar yang sangat potensial tidak hanya karena jumlah penduduknya yang besar tetapi juga karena dari sekitar 220 juta jiwa penduduknya itu, sekitar 20 juta orang di antaranya adalah orang-orang kaya. Selain Indonesia, pasar utama sapi hidup Australia lainnya adalah Israel, Lybia, dan Rusia. Total ekspor sapi hidup Australia (2008) mencapai 869.545 ekor atau naik 150 ribu ekor dari total ekspor tahun 2007 yang tercatat 719.482 ekor. Dari hasil ekspor itu, Australia menerima devisa sebesar 644 juta dolar Australia.ant/kp, Republika Newsroom, Rabu, 04 Februari 2009.
0 komentar:
Posting Komentar